Obyek tersebut melaju dengan kecepatan 34.175 km/jam saat memasuki atmosfer Bumi, kemudian pecah menjadi beberapa bagian yang lebih kecil sebelum benar-benar hancur di rawa-rawa dekat Minorca, Louisiana

Sebuah meteor terlihat meledak di langit negara bagian Arkansas, Louisiana, dan Misssippi, Amerika Serikat (AS), Rabu (27/04/2022). 

Meteor yang menyala-nyala itu pertama kali terlihat oleh warga sekitar pukul 08.03 pagi, melesat di atas Sungai Mississippi tidak jauh dari kota Alcorn. 

Pecahnya meteor tersebut memicu beberapa ledakan sonik dan getaran yang menghantam dengan kekuatan 3 ton TNT, menurut unggahan blog NASA dikutip dari Live Science, Sabtu (30/04/2022).

Seorang penduduk Vicksburg di Mississippi mengatakan, dia melihat "bola api oranye seukuran bola basket, dengan ekor putih di belakangnya," menurut laporan The Vicksburg Post. 

Orang-orang di Bumi bukan satu-satunya yang melihat ledakan meteor ini. Sekitar waktu yang sama, kru di Geostationary Light Mapper (GLM) di atas dua satelit National Oceanic and Atmospheric Administration mendeteksi beberapa kilatan terang saat batu luar angkasa pecah di atmosfer Bumi.

"Ini adalah salah satu peristiwa terbaik yang pernah saya lihat dalam data GLM," kata Bill Cooke kepala Kantor Lingkungan Meteoroid NASA di Pusat Penerbangan Luar Angkasa Marshall di Huntsville, Alabama, dalam unggahan blog NASA. 

Bola api itu dihasilkan oleh sebongkah asteroid yang berdiameter sekitar 1 meter dan beratnya sekitar 40 kilogram, menurut NASA. Obyek tersebut melaju dengan kecepatan 34.175 km/jam saat memasuki atmosfer Bumi, kemudian pecah menjadi beberapa bagian yang lebih kecil sebelum benar-benar hancur di rawa-rawa dekat Minorca, Louisiana. 

Bola api adalah meteor yang sangat terang dan bersinar dengan cahaya yang lebih terang dari Venus, menurut American Meteor Society. 

Bola api ini juga tergolong bolide, artinya tidak hanya gemerlap, tetapi memiliki ekor yang meledak dalam kilatan cahaya yang terang. Lebih dari 30 orang melihat bola api ini menurut laporan ABC News.