Menurut Gates di tahun-tahun berikutnya, pandemi ini masih akan menghasilkan varian yang lebih menular, bahkan lebih mematikan. Terutama jika dibandingkan dengan varian yang ada saat ini

Pendiri Microsoft, Bill Gates memprediksi, pandemi Corona Virus Desease 2019 atau COVID-19 yang saat ini masih berlangsung bukanlah yang terakhir. Bill Gates memperingatkan, adanya kemungkinan terburuk akan terjadi pada masa mendatang.

Menurut Gates di tahun-tahun berikutnya, pandemi ini masih akan menghasilkan varian yang lebih menular, bahkan lebih mematikan. Terutama jika dibandingkan dengan varian yang ada saat ini.

"Saya tidak ingin menakut-nakuti, namun demikian risikonya jauh di atas 5 persen bahwa dalam pandemi ini, kita bahkan belum melihat yang terburuk," kata dia seperti dikutip dari CNBC Internasional, Rabu (04/05/2022).

Adapun kasus COVID-19 terbaru, yang didukung subvarian BA.2 dari strain omicron COVID, saat ini berkembang di Amerika Serikat (AS). Berdasarkan data Universitas Johns Hopkins, rata-rata tujuh hari kasus baru COVID-19 AS, setiap hari naik hingga 54.429 per Minggu.

Angka tersebut setidaknya mengalami peningkatan 9% dari minggu sebelumnya dengan kasus tumbuh di 39 negara bagian selama jangka waktu tersebut. Menurut Gates, pencegahan dan tindakan perlindungan dapat membantu dunia mengelola pandemi di masa depan dengan lebih baik.

Dia pun menyarankan supaya Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meluncurkan tim pengawasan global, yang terdiri dari para ahli. 

Tim pengawasan ini diharapkan dapat dengan cepat menemukan ancaman kesehatan baru di seluruh dunia dan berkoordinasi dengan pemerintah global secara cepat untuk mencegah penyakit di masa depan berkembang menjadi pandemi.

Usulan ini sebelumnya pernah diutarakan Gates pada konferensi TED 2022 pada April lalu. Dimana kebutuhan anggaran yang akan dihabiskan WHO kemungkinan mencapai lebih dari US$ 1 miliar.

Sedangkan, Dana Moneter Internasional (IMF) memproyeksikan bahwa pandemi COVID-19 akan merugikan ekonomi global lebih dari US$ 12,5 triliun pada tahun 2024.

Adapun menurut WHO, lebih dari 6,2 juta orang diyakini telah meninggal secara global akibat COVID-19. Gates pun telah berulang kali mengatakan dalam beberapa tahun terakhir bahwa dunia tidak dipersiapkan dengan baik untuk menghadapi pandemi ini.