Ambulans berwarna putih dengan corak kuning-hijau tersebut membawa 12 penumpang yang hendak berwisata.

Polres Bogor memberhentikan dua mobil ambulans bertuliskan 'Ambulans Relawan Beringin' karena mencoba menerobos rekayasa lalu lintas satu arah (one way) yang diberlakukan dari Puncak, Bogor ke Jakarta, Sabtu (07/05) kemarin.

Saat diperiksa ambulans tersebut tidak mengangkut pasien atau orang sakit, melainkan sejumlah wisatawan. Ambulans berwarna putih dengan corak kuning-hijau tersebut membawa 12 penumpang yang hendak berwisata.

Mereka duduk di atas karpet yang digelar di bagian dalam ambulans yang biasanya dipakai untuk menyimpan tandu pertolongan.

"Mereka ada 12 dan ada anak anaknya. Mereka duduk di tengah gelar karpet karena bangku tengah bisa dilepas," kata Kapolres Bogor AKBP, Iman Imanuddin.

Ambulans tersebut juga membawa sejumlah barang yang tidak semestinya ada di mobil ambulans. Seperti, bantal, speaker, dan sejumlah tas berisi perlengkapan wisata.

Tak hanya itu, sejumlah barang milik penumpang terlihat memenuhi bangku panjang yang terdapat di bagian kanan ambulans. Terdapat sebuah kantong belanjaan berwarna hijau dan hitam.

Iman mengatakan kendaraan tersebut melaju ke arah Puncak dari kawasan Ciawi sekitar pukul 14.00 WIB. Saat memberhentikan ambulans tersebut, petugas polisi pun menanyakan tujuan keberangkatan.

Polisi juga mengecek bagian dalam ambulans. Namun, polisi tidak menemukan pasien. Beberapa orang yang ada di dalam mobil diduga hendak pergi liburan.

"Akhirnya kami bawa ambulans ke Pos Gadog dan dilakukan penindakan," ucapnya.

Berdasarkan pemeriksaan, Iman mengatakan ambulans itu digunakan sebagai kendaraan relawan yang mendukung salah satu partai politik dalam pemilu sebelumnya.

Partai Golkar telah mengonfirmasi terkait temuan mobil ambulans bercorak partai tersebut yang mencoba menerobos rekayasa lalu lintas one way.

"Kami sudah cek Pimpinan Golkar DKI Jakarta benar bahwa mobil itu sering dipergunakan dan dipinjam oleh warga. Mobil ambulans ini memang digunakan warga untuk keperluan melayani kesehatan warga," kata Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily.