Deputi V Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Jaleswari Pramodhawardani mengingatkan para menteri Kabinet Indonesia Maju tidak menggunakan jabatan untuk kepentingan pribadi masing-masing menjelang Pemilu 2024.

Partai Gerindra mengklaim Ketua Umum Prabowo Subianto fokus menjalankan tugas sebagai Menteri Pertahanan (Menhan) di Kabinet Indonesia Maju. Prabowo tidak pernah menggunakan posisi Menhan sebagai alat menuju Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

"Menteri dari Partai Gerindra saya pikir tidak melakukan kampanye maupun pencitraan. Selama ini, kalau Menhan, Pak Prabowo sebagai pembantu Presiden fokus membantu kerja-kerja dari Presiden dan tidak pernah melakukan kampanye," kata Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Kamis (12/5).

Soal safari yang dilakukan Prabowo menemui sejumlah tokoh politik dan ulama saat Idulfitri 1443 Hijriah, menurut Dasco merupakan hal wajar. Dia berpendapat kegiatan Prabowo hanya halalbihalal.

"Soal Idulfitri, saya pikir adalah wajar kalau kemudian Pak Prabowo mengadakan halalbihalal, bersafari ke tokoh masyarakat pada saat Idulfitri, dan itu hal biasa dan tidak perlu diperdebatkan," ujarnya.

Sebelumnya, Deputi V Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Jaleswari Pramodhawardani mengingatkan para menteri Kabinet Indonesia Maju tidak menggunakan jabatan untuk kepentingan pribadi masing-masing menjelang Pemilu 2024.

Jaleswari menegaskan tugas utama menteri adalah membantu kerja-kerja presiden.

"Sudah sepatutnya karena itu posisi menteri dipergunakan semaksimal mungkin untuk membantu jalannya agenda presiden demi kemajuan negara dan kesejahteraan rakyat. Bukan untuk kepentingan yang sifatnya pragmatis dan personal bahkan mengarah ke konflik kepentingan," kata Jaleswari dalam keterangan pers, Selasa (10/5).

Presiden Joko Widodo juga telah mengingatkan tahapan Pemilu 2024 akan segera dimulai. Ia meminta jajarannya tetap fokus menyelesaikan tugas masing-masing.