"Sayang, jangan bersedih. Tunggulah aku, tinggallah lebih lama bersamaku. Aku hanya terhukum. Terhukum rindu," tulis Putra Siregar dalam bentuk puisi.

Putra Siregar kini mendekam di penjara sejak 12 April 2022 gara-gara kasus pengeroyokan. Putra pun mengungkapkan rasa rindunya kepada sang istri, Septia Siregar. Septia membongkar sepucuk surat cinta yang ia terima dari suaminya itu. 

Dalam surat itu, Putra Siregar menghibur sang istri meski keduanya sama terpisah ruang dan jarak. Putra berharap sang istri tidak larut dalam kesedihan dan tetap setia menunggunya.

"Sayang, jangan bersedih. Tunggulah aku, tinggallah lebih lama bersamaku. Aku hanya terhukum. Terhukum rindu," tulis Putra Siregar dalam bentuk puisi.

"Doakan aku. Semoga aminku dan aminmu bertemu," imbuhnya.

Septia menangis membaca surat itu. Ia mengungkapkan rasa rindu yang mendalam lantaran sudah sebulan lebih tidak bertemu sang suami.

"Sebulan lebih sudah. 11 April 2022 sampai Hari ini," ujar Septia.

Beberapa rekan selebritis dan netizen pun memberikan support untuk Septia.

"Bismillah, kalian orang baik. Pasti akan selalu bersama di dunia dan di Jannah nanti @septiasiregar17," tulis Eza Gionino.

"Sabar bunda @septiasiregar17 saya selalu mendoakan bunda dan papi," komentar netizen.

Sebelumnya, Putra Siregar sempat memberikan pembelaan usai terlibat dalam kasus penganiayaan bersama artis Rico Valentino di sebuah kafe di Senopati, Jakarta pada 2 Maret 2022.

Menurut Putra Siregar, dia datang membantu karena Rico lebih dulu mendapat ancaman dari Nur Alamsyah dan teman-temannya.

"Rico mau dikeroyok orang, saya ngebela ngelerai," kata Putra Siregar usai diperkenalkan sebagai tersangka dugaan pengeroyokan di Polres Metro Jakarta Selatan, Rabu (13/4/22).

Menurut Putra Siregar, Rico Valentino saat itu sudah babak belur dan disebut hampir kehilangan nyawa. "Rico hampir mau meninggal, terus saya lerai," kata Putra Siregar.

Nur Alamsyah membuat laporan polisi pada 16 Maret 2022. Dalam laporan, Putra Siregar dan Rico Valentino dijerat Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan.

Atas laporan Nur Alamsyah, Putra Siregar dan Rico Valentino ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan sejak 12 April 2022.