"Saya akan kawal kasus ini sampai tuntas"

Kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang sekuriti bernama Eggi Pranata di Kemang, Jakarta Selatan yang dilakukan oleh Mahendra Dito telah dilaporkan ke Polsek Mampang sejak Januari 2022 lalu. Seperti diketahui, tersangka Mahendra Dito merupakan kekasih penyanyi Nindy Ayunda.

Kasus yang masih dalam tahap penyidikan lantaran minimnya saksi tersebut menjadi viral. Banyak netizen yang mengecam tindakan tersebut, tak terkecuali Nikita Mirzani. Ia ikut mengutarakan pendapatnya soal dugaan penganiayaan Mahendra Dito terhadap seorang sekuriti perumahan. Ia meminta kekasih Nindy Ayunda itu dijebloskan ke penjara.

"Kena karmanya. Dilaporin polisi kan loe. Pak polisi klo engga nanganin dgn serius kasus ini. Berarti ada apa2 nya!!!!!," tulis Nikita di InstaStory di media sosial Instagram miliknya.

Dalam postingan selanjutnya, Nikita Mirzani mengunggah video seorang pria yang diduga merupakan korban kasus penyekapan yang dilakukan Nindy Ayunda dan sudah dilaporkan ke Polres Jakarta Selatan.

"Ini dia Korban pemukulan dan penyekapan yang Diduga Dilakukan org perempuan giling yg sok jagoan beserta kutu kupret yg selalu bawa2 propam dlm masalah apapun. Supirnya ini Disekap di kos2an ibunda tercinta yg gila harta. Ibu kandung si perempuan giling ini pun tau klo ada penyekapan. Tapi malah dibiarkan.. bedebah memang itu keluarga," tulis Nikita Mirzani lagi.

Nikita Mirzani pun sampai mengunggah foto Mahendra Dito di media sosialnya tersebut, dengan tambahan caption yang pedas.

"Ini dia muka org yg diduga melakukan penyekapan dan pemukulan secara sadis ke mantan supir bebegig sawah. Yg dilakukan di rumah ibu kandungnya bebegig," sambung Nikita Mirzani.

Lebih lanjut, Nikita Mirzani mengatakan bahwa Ia akan mengawal kasus ini. Ia pun juga mendoakan sang korban untuk bersabar dan yakin bahwa keadilan akan didapatkan.

"Untuk korban penyekapan dan pemukulan sabar keadilan akan berpihak kepada yg benar. Saya akan kawal kasus ini sampai tuntas. Terus pelaku harus menerima hukumannya. Bravo kepolisian Indonesia," pungkas Nikita Mirzani.