Dea pun menyatakan kesiapannya untuk bertanggung jawab membesarkan anak yang dikandungnya. "Bagaimana pun juga ini, khan, anak saya," tutur Dea.

Kabar mengejutkan datang dari Dea OnlyFans. Perempuan yang menjadi tersangka dalam kasus pornografi tersebut rupanya tengah hamil bahkan sudah memasuki minggu ke-23 atau 5 bulan lebih.

Mempertimbangkan kondisinya tersebut, Dea OnlyFans, melalui kuasa hukumnya, Abdillah Syarifudin berharap agar tidak dijadikan tahanan oleh pihak kejaksaan. 

"Ini juga kami sampaikan ke pihak kepolisian. Kami juga titip pesen ke Kejaksaan nanti harapanya semoga tidak ditahan di kejaksaannya, karena melihat faktor-faktor itu tadi. Masih perlu perawatan, ceck up dan lain-lain," kata Abdillah saat mendampingi kliennya melakukan wajib lapor ke Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (17/5/22).

Dea pun khawatir atas nasib dirinya dan janin yang ada di kandungan bila sampai dipenjara. Kekhawatiran tersebut rupanya membuat Dea ingin bunuh diri.

"Tapi yang jadi permasalahan saya adalah anak ini nanti gimana kalau saya masih berlarut dalam masalah seperti ini. Anak ini gimana. Itu yang saya sedihkan," tuturnya. 

Abdillah pun menjelaskan kondisi kliennya selama hamil. "Sementara, sih, mulai mual dan lain-lain. Khan, biasa, tuh, cewek-cewek. Kalau hamil, khan, pinggangnya, punggungnya. Efek dari kehamilan, ya," beber Abdillah.

Pemilik nama asli Gusti Ayu Dewanti ini rupanya hamil di luar nikah dan berharap hal tersebut tak dibesar-besarkan. "Jangan dibesar-besarkan," ucap perempuan 24 tahun ini.

Dea pun menyatakan kesiapannya untuk bertanggung jawab membesarkan anak yang kini dikandungnya. "Bagaimana pun juga ini kan anak saya," tutur Dea yang saat ini masih berstatus sebagai mahasiswi.

"Ya, selayaknya seorang ibu saja. Dia kepengin bisa menjaga, merawat, melahirkan dan membesarkan anak ini dengan layak, sebagaimana mestinya perempuan," timpal Abdillah.

Dea OnlyFans ditangkap jajaran Subdit Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya di Malang, Jawa Timur pada 24 Maret 2022.

Dea telah ditetapkan sebagai tersangka dan salah satunya dijerat dengan Pasal 36 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.

Meski berstatus tersangka, Dea OnlyFans tidak ditahan. Dia hanya diminta wajib lapor sepekan dua kali pada Senin dan Kamis. Polisi berasalan, Dea masih berstatus sebagai seorang mahasiswi.