Diplomat Beijing itu mengingatkan, masalah Taiwan adalah yang paling sensitif dan penting dalam hubungan China-AS. Jika Washington DC terus memainkan “kartu Taiwan” dan terus menempuh jalan yang salah, dia memastikan hal itu bakal menyebabkan munculnya “situasi berbahaya”

Diplomat Senior Beijing memberikan peringatan keras kepada Amerika Serikat (AS) atas kebiasaan Washington DC yang sering ikut campur terhadap urusan dalam negeri China. 

“China akan mengambil tindakan tegas untuk melindungi kedaulatan dan kepentingan keamanannya, dan kami akan membuat kata-kata kami menjadi kenyataan,” kata Direktur Kantor Komisi Pusat Urusan Luar Negeri China, Yang Jiechi, Kamis (19/05/2022). 

Kementerian Luar Negeri China menyatakan, pernyataan itu disampaikan Yang saat melakukan panggilan telepon dengan Penasihat Keamanan Nasional AS, Jake Sullivan, hari ini. 

Yang menilai AS telah membuat serangkaian tindakan dan pernyataan yang salah yang mengganggu urusan dalam negeri China. Dia juga melihat aksi AS merusak kepentingan nasional Tiongkok.

Karena itu, kata Yang, Beijing akan mengambil tindakan drastis untuk melindungi kedaulatan dan kepentingan nasional China jika Washington DC terus ikut campur dalam urusan dalam negeri China. 

Diplomat Beijing itu mengingatkan, masalah Taiwan adalah yang paling sensitif dan penting dalam hubungan China-AS. Jika Washington DC terus memainkan “kartu Taiwan” dan terus menempuh jalan yang salah, dia memastikan hal itu bakal menyebabkan munculnya “situasi berbahaya”.

“Kami mendesak AS untuk memahami dengan jelas situasinya, dengan tegas menghormati komitmennya sendiri, dan menghormati prinsip Satu China dan tiga komunike bersama China-AS,” kata Yang.

Beijing menganggap Taiwan sebagai bagian yang tidak dapat dipisahkan dari wilayah kedaulatan China. Beijing juga menentang setiap kontak resmi antara pulau itu dan negara-negara lain.  

Sementara itu, AS sejak lama mengambil posisi sebagai pendukung kemerdekaan Taiwan dan menjual senjata ke pulau itu.