Duet Prabowo-Puan di Pilpres 2024 tinggal menunggu waktu. Duet tersebut sudah jadi pembahasan internal. Duet ini merupakan kelanjutan dari perjanjian batu tulis.

PDI Perjuangan masih menyimpan arah koalisi PDIP dengan Gerindra. Meski begitu, duet Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dengan Ketua DPP PDIP Puan Maharani diyakini tinggal menunggu waktu.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PDI Perjuangan Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul mengatakan, sebaiknya menunggu penjelasan langsung Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri soal calon presiden dan calon wakil presiden yang akan diusung PDIP.

"Kalau penjelasan soal capres dan cawapres itu kita pas tunggu ibu di DPP itu," ujar Bambang di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (24/5).

Namun, Bambang berjanji, akan menyampaikan keterangan sebagai ketua pemenangan pemilu soal capres-cawapres. Ia mengaku akan meminta izin kepada Megawati untuk bicara soal capres-cawapres.

"Tapi minggu depan aku jawab, sebagai ketua pemenangan pemilu setelah dapat izin ibu. Saya diskusi dulu," ujarnya.

Sebelumnya seorang sumber di Gerindra mengakui duet Prabowo-Puan di Pilpres 2024 tinggal menunggu waktu. Duet tersebut sudah jadi pembahasan internal. Duet ini merupakan kelanjutan dari perjanjian batu tulis.

"Sebagai tindak lanjut perjanjian batu tulis," kata anggota DPR ini.

Perjanjian Batu Tulis terjadi jelang Pilpres 2009. Kala itu, PDIP-Gerindra sepakat koalisi mengusung Megawati-Prabowo. Perjanjian berisi tentang komitmen Megawati untuk mendukung Prabowo Subianto maju di Pemilu 2014.

Bambang belum mau bicara lebih jauh soal perjanjian batu tulis ini. Ia bilang akan memberikan keterangan pekan depan.

"Enggak lah, ya kita enggak tahu, tapi minggu depan aku jawab deh," ujarnya.