Gerindra belum menentukan arah politiknya untuk 2024. Berbeda dengan Partai Golkar, PAN dan PPP yang sudah berkoalisi.

Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto akhirnya buka suara soal kemungkinan bakal duet dengan Puan Maharani di Pilpres 2024. Katanya, masih melihat perkembangan politik.

Hingga kini, Gerindra belum menentukan arah politiknya untuk 2024. Berbeda dengan Partai Golkar, PAN dan PPP yang sudah berkoalisi.

Prabowo juga bahkan belum menjawab dirinya bakal maju lagi di Pilpres 2024 atau tidak. Meskipun, sejumlah pengurus daerah Gerindra telah deklarasi mendukung Prabowo kembali maju.

"Ya ini kita lihat nanti perkembangan," singkat Prabowo usai bertemu dengan Ketum NasDem Surya Paloh di Tower NasDem, Gondangdia, Jakarta, Rabu (1/6).

Mengenai sinyal berkoalisi dengan NasDem, Prabowo menjawab bahwa koalisi adalah kesepakatan bersama. Tidak bisa diatur sendiri-sendiri.

"Ya tapi kan beliau pemimpin partai. Saya kan pemimpin partai. Kita kan tidak bisa bertindak, karena kita teman lalu kita atur sendiri-sendiri kan tidak bisa," kata Prabowo.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Gerindra Desmond J Mahesa berbicara peluang Prabowo Subianto dan Puan Maharani berduet di Pilpres 2024. Menurutnya, hal itu tergantung kecocokan di antara keduanya.

"Kalau itu (soal duet Prabowo-Puan) kan ada chemistry sendiri, kan. Kalau bicara chemistry itu bukan wilayah saya. Wilayah Prabowo sama siapa, kan beliau (yang menentukan). Masak, saya," kata Desmond kepada wartawan, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (30/5).

Desmond menyebut, penentuan duet Prabowo-Puan kembali kepada chemistry para pihak. Yang terpenting, siapapun cawapresnya Prabowo maju sebagai calon presiden.

"Tergantung chemistry para pihaklah, ya kan. Kalau saya kan apapun yang penting bagi saya sebagai kader Partai Gerindra adalah Pak Prabowo bisa nyalon dengan siapa pun," ujarnya.