Bikin kejutan publik, Zenius yang dikenal sebagai usaha rintisan (start up) bidang pendidikan, lakukan PHK besar-besaran. Disusul LinkAja, JdId dan lainnya.⁰lĺĺk

Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira, menyoroti fenomena PHK besar-besaran yang dialami sejumlah perusahaan rintisan.

Dia menyebutkan beberapa poin yang menjadi penyebab startup terpaksa melakukan PHK.
"Produk yang kalah bersaing dan membuat kehilangan market share secara signifikan," ujar Bhima, dikutip Rabu (1/6/2022).

Selanjutnya, kata Bhima, startup mulai kesulitan mencari pendanaan baru akibat investor kini lebih selektif. "Kondisi makro ekonomi secara global yang penuh ketidakpastian," tambahnya.

Hal itu yang membuat investor menghindari pembelian saham startup, karena persepsi risikonya tinggi. "Faktor selanjutnya, budaya mencoba layanan aplikasi karena promo-promo mulai berakhir," ucap Bhima.

Ketika pandemi covid-19 membuat banyak orang go digital. Tapi, sejak mobilitas diperlonggar oleh pemerintah, banyak yang menggunakan kesempatan itu untuk belanja di toko secara fisik. "Tech bubble bukan sesuatu yang mustahil," sebutnya.

Oleh karena itu, para founder dan CEO harus mempersiapkan diri dari yang terburuk.