Muhammad Salallaahu Alaihi Wassalam, lanjut Zakir Naik, adalah kekasih yang dicintai oleh lebih dari dua miliar Muslim di dunia dan dia juga dicintai oleh jutaan non-Muslim

Tokoh Islam dunia, Dr. Zakir Naik ikut berkomentar tentang fenomena Islamphobia di India pasca penghinaan yang dilakukan Juru Bicara Partai Bharatiya Janata (BJP) India, Nupur Sharma terhadap Nabi Muhammad Salallaahu Alaihi Wassalam dan Ummul Mukminin, Aisyah Radhiallaahuanha.

"Pagi mereka dimulai dengan menghina Nabi Muhammad Salallaahu Alaihi Wassalam dan malam mereka diakhiri dengan menyebarkan kebencian terhadap Quran," tulis Zakir Naik di akun media sosial pribadinya, Selasa (07/06/2022) yang dikutip bizlaw.id Rabu (08/06/2022).

Zakir Naik memang tidak menyebut siapa yang dia maksud, namun tokoh Islam asal India yang kini menetap di Malaysia tersebut secara tegas menunjukkan bahwa yang dia maksud adalah masyarakat India yang membenci Islam.

"Itulah hidup mereka dan begitulah cara mereka bersantai mencari ketenangan. Tujuan hidup mereka adalah untuk menyebarkan kebencian dan propaganda kekerasan," lanjur Zakir Naik penceramah yang kerap dianggap kontroversial.

 Muhammad Salallaahu Alaihi Wassalam, lanjut Zakir Naik, adalah kekasih yang dicintai oleh lebih dari dua miliar Muslim di dunia dan dia juga dicintai oleh jutaan non-Muslim. 

"Dialah yang menghadirkan perdamaian di Arab. Pembenci bisa melanjutkan kebenciannya, itu tidak akan mempengaruhi kecintaan kita terhadap Muhammad Salallaahu Alaihi Wassalam. Dia tetap akan menjadi makhluk terbaik Allaah Subhanahu Wataala. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Rasulullah Muhammad Shallallahu Alaihi Wassalam beserta keluarganya," pungkas Zakir Naik.

Sebagai informasi, Zakir Naik pindah ke Malaysia dari India pada tahun 2016. Di negara asalnya, ia masuk daftar buron terkait dugaan memicu ekstremisme dan pencucian uang. Namun, Zakir telah menyangkal tuduhan tersebut.

Pada tahun 2010, Zakir Naik yang membuat saluran Peace TV dan memiliki banyak pendukung di dunia, dilarang memasuki wilayah Inggris. Pada bulan Juli 2008, penceramah yang disebut radikal ini mengatakan bahwa serangkaian serangan 9/11 di Amerika Serikat (AS) dilakukan oleh 'orang dalam'.

Sebelumnya, Jubir BJP India, Nupur Sharma menghina Islam, Nabi Muhammad, dan mengolok-olok Alquran dalam acara debat di TV pada 26 Mei 2022 lalu.

Selama diskusi itu, Nupur Sharma diduga mengolok-olok Alquran dengan mengatakan 'Bumi itu datar'. Sharma bahkan mengolok Nabi Muhammad karena menikahi gadis yang masih kecil dan menyebut bahwa Nabi Muhammad sudah memperkosa Siti Aisyah. 

"Nabi Muhammad menikahi seorang gadis berusia enam tahun dan kemudian berhubungan dengannya pada usia sembilan tahun," ujar Sharma dalam sebuah video yang kini telah dihapus oleh saluran televisi tersebut.

Kelompok Muslim India merespons dengan menyerukan penangkapan terhadap politisi dari partai pendukung utama Perdana Menteri Narendra Modi tersebut.