Hal tersebut disampaikan Vladimir Putin saat berbicara berbicara di Forum Ekonomi Internasional Saint Petersburg (SPIEF), Jumat (17/06/2022), sebagai serangan balasan karena selama ini dirinya sering disalahkan atas krisis ekonomi global yang saat ini melanda dunia

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, krisis global terjadi karena kesalahan para pemimpin dunia barat dan Amerika Serikat (AS) yang membuat ratusan ribu orang berisiko kekurangan pangan.

Hal tersebut disampaikan Vladimir Putin saat berbicara berbicara di Forum Ekonomi Internasional Saint Petersburg (SPIEF), Jumat (17/06/2022), sebagai serangan balasan karena selama ini dirinya sering disalahkan atas krisis ekonomi global yang saat ini melanda dunia.

“Kenaikan harga yang sedang berlangsung, inflasi, masalah dengan makanan dan bahan bakar, gas dan energi secara umum adalah hasil dari kesalahan sistemik dalam kebijakan ekonomi pemerintahan AS saat ini dan birokrasi Eropa,” kata Putin, seperti dikutip dari RT, Sabtu (18/06/2022).

Negara-negara Barat, kata Putin, mencetak sejumlah besar uang untuk merangsang ekonomi mereka dan menggunakannya untuk membeli barang-barang di luar negeri.

“Mereka cukup banyak menyedot, menyapu pasar global. Secara alami, tidak ada yang peduli untuk memikirkan kepentingan negara lain, termasuk yang termiskin di antara mereka. Itu ditinggalkan dengan sisa-sisa, dengan harga yang sangat mahal," ujarnya.

Putin juga menyalahkan sanksi Barat atas Rusia yang menurutnya telah ikut memperburuk krisis pangan.

"Krisis pangan khususnya diperburuk oleh sanksi Barat terhadap Rusia dan Belarusia, yang menciptakan hambatan bagi ekspor pupuk mereka," kata Putin.

“Kekurangan pupuk menyebabkan hilangnya hasil panen, yang berarti risiko kekurangan pasokan di pasar dunia akan meningkat. Harga akan naik lebih tinggi, yang menimbulkan ancaman kelaparan, pertama-tama di negara-negara termiskin,” ujarnya.

"Kelaparan yang mengancam akan mempengaruhi hati nurani orang-orang di Washington dan Brussel," Putin menekankan.

Putin juga sempat menertawakan gagasan barat yang menyebut inflasi sebagai 'kenaikan harga Putin' seperti yang dicap oleh pemerintah AS. Gagasan itu mungkin menyanjung ego, tetapi tidak ada hubungannya dengan kenyataan, jelasnya.

“Masalah ini tidak muncul hari ini atau dalam tiga atau empat bulan terakhir. Dan itu jelas bukan salah Rusia, bertentangan dengan apa yang dikatakan beberapa penghasut, mencoba menyalahkan bangsa kita atas semua yang terjadi dalam ekonomi dunia,” katanya.

"Pelakunya adalah mereka yang mengandalkan mekanisme emisi keuangan untuk membeli, menyeret rantai pasokan ke arah mereka, mengabaikan kerusakan yang mungkin ditimbulkannya pada orang lain," lanjutnya.

“Intinya, itu kebijakan kolonial predator yang sama. Tapi tentunya hadir dalam bentuk baru, edisi baru, lebih halus dan lihai,” tandas Vladimir Putin.