Musk kerap menggunakan Twitter untuk berkomunikasi, yang terkadang menyinggung beberapa pihak

Elon Musk memecat sejumlah karyawan SpaceX. Pemecatan tersebut dikonfirmasi oleh Kepala Operasional SpaceX Gwynne Shotwell kepada AFP melalui email pada pertengahan pekan kemarin.

Shotwell mengungkap, sekelompok kecil karyawan meminta tanda tangan rekan-rekan mereka untuk menunjukkan dukungan atas surat itu dan partisipasi dalam survei.

Musk kerap menggunakan Twitter untuk berkomunikasi, yang terkadang menyinggung beberapa pihak, demikian laporan AFP.

Dalam email-nya, Shotwell menuturkan bahwa beberapa pekerja merasa tidak nyaman, terintimidasi, diintimidasi, dan/atau marah karena surat itu menekan mereka untuk menandatangani sesuatu yang tidak mencerminkan pandangan mereka.

"Kami memiliki terlalu banyak pekerjaan penting untuk diselesaikan dan tidak perlu aktivisme yang berlebihan seperti ini," tutur Shotwell.

Dia menambahkan, setelah melakukan investigasi, perusahaan menghentikan sejumlah karyawan yang terlibat. Namun, dia tidak menyebutkan berapa banyak karyawan yang dipecat.

Diketahui surat buta dari karyawan Space X yang isinya berisi ejekan kepada Chief Executive Officer, Elon Musk tersebar pada Kamis (16/06). Surat itu ditujukan kepada para eksekutif SpaceX.

Mengutip Reuters, surat buta tersebut membahas sejumlah keburukan tentang Elon Musk yang dalam beberapa bulan terakhir menjadi buat bibir sejumlah karyawan Tesla dan SpaceX hingga para penggemarnya.

Pembahasan soal Musk kian meningkat ketika ia membeli media sosial Twitter, belum lagi dibumbui tudingan pelecehan seksual yang dilaporkan yang telah dibantah oleh Musk serta komentar kasar di medsos hingga berwacana ingin terjun ke dunia politik.

"Perilaku Elon Musk di ruang publik sering menjadi sumber "gangguan dan rasa malu" bagi kami, terutama dalam beberapa pekan terakhir," bunyi salinan surat tersebut.

"Sebagai CEO dan juru bicara kami yang paling terkemuka, Elon dipandang sebagai wajah SpaceX - setiap cuitannya adalah merujuk wajah perusahaan," tambah surat itu.

Tidak jelas siapa yang menulis surat itu atau berapa banyak karyawan yang terlibat dalam penulisan. Namun, isi surat tersebut sangat mengutuk perbuatan Elon Musk, dan poin penting lainnya yakni SpaceX diminta harus segera dan tegas memisahkan diri dari pribadi Elon.