Kedaulatan digital harus dimulai dengan mempersiapkan infrastruktur fisik maupun manusia yang siap berkompetisi di era digital.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan kedaulatan digital sangat penting di era disrupsi teknologi. 

“(Dengan begitu) Indonesia tak sekadar konsumen di era digitalisasi melainkan pula kekuatan utama yang mampu bersaing di pentas dunia,” katanya di depan civitas akademika Universitas Airlangga, Surabaya, Sabtu (18/6).

Erick menjelaskan bahwa kedaulatan digital harus dimulai dengan mempersiapkan infrastruktur fisik maupun manusia yang siap berkompetisi di era digital.

"Di era disrupsi digital ini kita harus mulai membangun infrastruktur digital. Alhamdulillah Presiden meminta infrastruktur digital ini benar-benar dibangun," kata dia."Tak hanya itu kita juga mesti mempersiapkan generasi muda yang mengerti digital. Karena itu kita bekerja sama dengan kampus."  

Seiring dengan misi untuk memperkuat kedaulatan digital, Erick mendorong dua BUMN, Telkom dan Telkomsel, untuk menjadi motor mengakselerasi pembangunan infrastruktur digital di segala lini.

Menurut Erick dikutip katadata.co.id, Kementerian BUMN terus mengupayakan agar akses digital via sambungan internet dinikmati merata di seluruh nusantara. 

"Jika dulu eranya listrik masuk desa, sekarang eranya wifi masuk desa," ujar Erick.

Erick menjelaskan bahwa Telkom didorong untuk mempercepat infrastruktur digital seperti data center, cloud, dan fiber optic. "Adapun Telkomsel lebih fokus sebagai agregator untuk costumer, seperti game lokal dan konten lokal. Ini ekosistem digital yang coba kami bangun," ujar Erick.

Dengan menggandeng kampus untuk mempersiapkan sumber daya manusia, Erick optimistis misi besar untuk mewujudkan kedaulatan digital Indonesia dapat terwujud.