Setiap partai anggota KIB diberikan kesempatan untuk mencari kriteria calon presiden dan calon wakil presiden masing-masing.

Pengumuman calon presiden dan wakil presiden Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang diusung pada Pilpres 2024 menunggu PAN dan PPP. Sebab, PPP dan PAN punya mekanisme sendiri untuk menghasilkan rekomendasi calon presiden dan calon wakil presiden.

Sementara Golkar berpaku pada hasil Munas bahwa mendukung Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto sebagai calon presiden.

"PAN mungkin nanti di Rakernas akan bicara, sudah mulai bicara. PPP mungkin ada waktunya juga mereka akan bicara. Nah kalau masing-masing nanti sudah selesai baru nanti bicara di KIB," ujar Wakil Ketua Umum Golkar Ahmad Doli Kurnia di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/6).

Doli menambahkan, saat ini KIB belum secara formal membahas calon presiden dan calon wakil presiden. Setiap partai anggota KIB diberikan kesempatan untuk mencari kriteria calon presiden dan calon wakil presiden masing-masing.

"Jadi selama belum ada pembicaraan formal atau masuk di babak terakhir bicara tentang soal paket capres cawapres ya. Masing-masing partai ini kan punya kesempatan untuk mendiskusikan kira-kira mereka punya kriteria apa, terus sudah punya gambaran siapa," ujar dia.

Doli menekankan KIB tidak terburu-buru untuk memutuskan siapa calon presiden dan calon wakil presiden yang akan diusung. Terlebih batas akhir pendaftaran capres dan cawapres masih lama yakni September 2023 mendatang.

"Nanti kita bicarakan sama-sama, kita bicarakan dengan PAN dan PPP. Atau mungkin juga dengan partai politik lain kalau misalkan ada yang bergabung," pungkas Ketua Komisi II DPR ini.