Dampak ekonomi saat ajang balap mobil listrik internasional tersebut mencapai Rp 2,6 triliun. 

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memamerkan dampak ekonomi yang dihasilkan dari gelaran Formula E 2022.

Dampak ekonomi saat ajang balap mobil listrik internasional tersebut mencapai Rp 2,6 triliun. 

Hal itu berdasarkan kajian dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) atau lembaga riset independen dan otonom.

“Studi dilakukan oleh INDEF menunjukkan dampak ekonomi mencapai Rp 2,6 triliun. Ini adalah angka yang cukup tinggi dan ikut meningkatkan pertumbuhan PDP di Jakarta sebesar 0,1 persen,” ucap Anies dalam agenda ‘Konpers Malam Ramah Tamah Jakarta E-Prix 2022’ di pendopo Balai Kota DKI, Jumat, 22 Juni 2022.

Menurut Anies, data menunjukkan bahwa 45 persen pengunjung berasal dari generasi milenial. 

Oleh karena itu, pihaknya merasa telah berhasil mendorong pemikiran terkait kegiatan ramah lingkungan kepada generasi muda.

“Kami melihat bahwa data 42 persen, pengunjung menyatakan tertarik dari bagian sustainable city dan pengunjung 92 persen mengatakan sangat puas dan puas dengan pelaksanaan E-Prix kemarin,” jelasnya.

Mantan rektor Universitas Paramadina itu menyebutkan angka-angka tersebut menunjukkan bahwa kerja keras dan perencanaan dari penyelenggara bisa terbayarkan.

“Hasil ini membuat kami merasa bersyukur dan yakin insyaallah menjadi bekal yang baik untk penyelenggaraan diwaktu-waktu yang akan datang,” tambah Anies.