Tonggak pencapaian di pasar modal Indonesia tersebut diraih berkat dukungan, kolaborasi, dan sinergi.

Jumlah investor pasar modal Indonesia hingga hari ini sudah melampaui 9 juta investor. Sebanyak 81,74 persen di antaranya, didominasi oleh investor muda.

Jumlah investor pasar modal telah meningkat lebih dari 1,57 juta single investor identification (SID) atau 21 persen dari tahun sebelumnya.

“Dari total jumlah investor pasar modal Indonesia tersebut, sebanyak 81,74 persen di antaranya, didominasi oleh investor muda,” ujar Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Inarno Djajadi dalam rilis dikutip Senin, 27 Juni 2022.

Jumlah investor saham juga mengalami peningkatan menjadi 3,988,341 SID per 24 Juni 2022 atau bertambah lebih dari 536 ribu SID atau 15,6 persen dari tahun sebelumnya.

Inarno mengatakan, beberapa tonggak pencapaian di pasar modal Indonesia tersebut diraih berkat dukungan, kolaborasi, dan sinergi yang baik antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Self-Regulatory Organization (SRO) serta seluruh stakeholders pasar modal Indonesia.

Sampai dengan tengah tahun 2022, telah terlaksana 3.893 kegiatan edukasi pasar modal di seluruh Indonesia yang diikuti 312.906 peserta.

Sebagian besar kegiatan ini diadakan dengan dukungan dari Galeri Investasi (GI) BEI di seluruh Indonesia yang saat ini sudah berjumlah 702.

Oleh karena itu, mewakili BEI dan SRO dalam acara GI BEI Gathering 2022, Inarno menyampaikan apresiasi kepada seluruh GI BEI di Indonesia yang telah bekerjasama dengan giat untuk pertumbuhan pasar modal di Indonesia.

GI BEI yang merupakan kerja sama antara BEI, Perguruan Tinggi/Sekolah Lanjutan/Insitusi, dan Perusahaan Sekuritas, memiliki peran penting dalam pengembangan pasar modal di Indonesia. Tempat ini berfungsi sebagai jembatan antara pasar modal dan civitas akademis maupun masyarakat di sekitar perguruan tinggi.

GI BEI menjadi tempat edukasi dan inklusi pasar modal agar masyarakat bisa mendapatkan pengetahuan, informasi, serta praktik investasi di pasar modal.