Sebagai salah satu BUMN yang turut andil dalam pembangunan yang masuk dalam konsep BMTH, Brantas Abipraya optimistis dapat menyelesaikan proyek ini tepat waktu dengan mengutamakan kualitas mutu, pelayanan dan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja)

Wakil Menteri (Wamen) II Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Kartika Wirjoatomodjo dan Wakil Menteri Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela Tanoesoedibjo melakukan kunjungan kerja meninjau proyek pembangunan Taman Segara Kerthi di area Pengembangan 1 (Dumping 1) Pelabungan Benoa untuk mendukung Bali Maritime Tourism Hub (BMTH). Proyek yang sedang digarap oleh PT Brantas Abipraya (Persero) ini merupakan infrastruktur untuk mendukung kegiatan Presidensi G20.

“Ini adalah ruang terbuka hijau yang dibangun di atas lahan seluas 8 hektar. Di dalam pengerjaannya, Brantas Abipraya akan menyelesaikan area taman dan bangunan arsitektur Bali. Semoga pembangunan ini dapat meningkatkan pelayanan pariwisata nasional khususnya di Bali, sehingga dapat mendukung pemulihan ekonomi nasional melalui kebangkitan pariwisata Bali,” ujar Miftakhul Anas selaku Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya.

Sementara itu, dalam kunjungannya Kartika menyampaikan apresiasinya untuk Brantas Abipraya, BUMN karya yang tak hanya unggul dalam pembangunan infrastruktur air khususnya bendungan ini dapat mengerjakan pembangunan ini dengan progres cepat dan baik.

Ditambahkan Anas, dalam penyelesaian Taman Segara Kerthi ini Brantas Abipraya bakal merampungkan pekerjaan area taman yaitu meliputi pekerjaan cut fill, jalan pedestrian dan pekerjaan kolam.

Sedangkan pada pekerjaan bangungan arsitektur Bali di Taman Segara Kerthi ini Brantas Abipraya sedang menyelesaikan beberapa unit candi seperti Candi Bentar sebanyak empat unit, Candi Kambang satu unit, Bale Kul-Kul empat unit, Bale Pesandekan sebanyak empat unit, Bale Bengong empat unit dan beberapa bangunan pendukung seperti bangunan Kantor Pengelola, Ruang Genset dan MEP, Ruang Pompa dan GWT, Gudang dan Pos Keamanan.

“Sebagai salah satu BUMN yang turut andil dalam pembangunan yang masuk dalam konsep BMTH, Brantas Abipraya optimistis dapat menyelesaikan proyek ini tepat waktu dengan mengutamakan kualitas mutu, pelayanan dan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja),” tutup Anas.