Aspirasi kader ingin duet Prabowo dan Cak Imin. PKB terus berupaya mengomunikasikan dengan Gerindra.

Tidak lama lagi Partai Gerindra akan mendeklarasikan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto sebagai calon presiden akhir Juli 2022 ini. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyodorkan nama Muhaimin Iskandar alias Cak Imin sebagai cawapresnya.

Tanpa malu-malu, PKB memang tertarik menduetkan Prabowo dengan Cak Imin.

Ketua DPP PKB Daniel Johan mengatakan, aspirasi kader ingin duet Prabowo dan Cak Imin. PKB terus berupaya mengomunikasikan dengan Gerindra.

"Masing-masing kader memiliki aspirasi untuk menduetkan Cak Imin dengan pak Prabowo. Ini bagian dari yang akan terus dikomunikasikan dan dimatangkan," kata Daniel kepada wartawan, Minggu (3/7).

Komposisi siapa yang menjadi calon presiden dan calon wakil presiden akan dibahas PKB dan Gerindra. Menurut Daniel, PKB mendorong Cak Imin sebagai calon presiden.

Hanya saja keputusan akhir akan menjadi keputusan antara PKB dan Gerindra. Prabowo juga didorong sebagai calon presiden dari Gerindra.

"Itu yang akan dibahas kedua partai, karena masing-masing mendapat mandat maju sebagai capres. Kita akan saling memetakan dan mendengar masukan. Kita lihat dan tunggu saja hasilnya," ujar Daniel.

Prabowo Deklarasi Capres

Prabowo Deklarasi Capres Juli Ini
Sebelumnya, Gerindra menegaskan keseriusan sikap politik bekerja sama dan koalisi dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Namun, khusus untuk penentuan calon presiden dan wakil presiden, harus mengikuti mekanisme.

"Bener kok Gerindra dan PKB sudah sepakat untuk bekerja sama atau berkoalisi untuk bersama sama menghadapi pemilu tahun 2024. Namun, pengurus serta Anggota partai gerindra berkewajiban mematuhi AD/ART sehingga semua tahapan mengenai pencapresan dari partai Gerindra harus mengikuti mekanisme yang ada," kata Ketua Harian DPP Gerindra dalam keterangannya, Sabtu (2/7).

Dasco menuturkan, koalisi kebangkitan Indonesia Raya belum sampai tahap menentukan capres dan cawapres. Gerindra baru akan pengukuhan capres atau cawapres pada Rapimnas yang akan digelar akhir Juli 2022.

Dasco kembali menegaskan, capres dari Gerindra hanya satu nama. Yakni Ketua Umum Prabowo Subianto.

"Saat ini Prabowo Subianto baru diminta akan kesediaannya untuk dikukuhkan menjadi capres dari Gerindra, melalui Rapimnas yang akan diselenggarakan pada akhir bulan Juli 2022," kata Dasco.

Sementara untuk nama cawapres yang akan diusulkan Gerindra, akan diumumkan pasca Rapimnas. "Jadi siapa calon presiden dan siapa calon wakil presiden dari partai gerindra menunggu waktu dan akan dilakukan sesuai mekanisme partai," tambah Dasco.

Dasco melanjutkan, jika Gerindra dan PKB telah selesai dalam tahapan di masing-masing partai, kedua pihak akan mengenalkan capres di koalisi.

"Nanti jika sudah melalui tahapan mekanisme partai, gas pol," tutup Dasco.