Bezos telah bersitegang dengan pemerintahan Biden sejak lama. Pada Mei, dia menuduh Biden menyesatkan publik dan menyalahkan pemerintahannya atas lonjakan inflasi

Crazy Rich dunia, Jeff Bezos, mengkritik Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden yang meminta perusahaan minyak dan gas menurunkan harga. 

Melalui cuitan di Twitter pada Sabtu (02/07/2022), Biden menuntut perusahaan yang menjalankan SPBU untuk menurunkan harga bensin, yang sudah melonjak menjadi sekitar 5 dolar AS per galon di banyak negara.

Joe Biden juga menyoroti, di tengah perang dan bahaya global, perusahaan perlu menurunkan harga.

"Turunkan harga yang Anda kenakan di SPBU dengan mencerminkan biaya yang Anda bayar untuk produk. Dan lakukan sekarang," ujarnya.

Bezos kemudian membalas tuntutan tersebut di Twitter.

"Aduh. Inflasi adalah masalah yang terlalu penting bagi Gedung Putih untuk terus membuat pernyataan seperti ini. Entah itu salah arah atau ketidakpahaman mendalam tentang dasar dinamika pasar," sindir sang pendiri Amazon.

Pada Minggu (03/07/2022), Sekretaris Pers Gedung Putih, Karine Jean-Pierre menolak kritikan dari Bezos, dengan alasan bahwa harga minyak telah turun sekitar 15 dolar AS per barel pada bulan lalu sementara harga di SPBU justru naik.

"Tapi saya kira tidak mengherankan jika Anda berpikir bahwa perusahaan minyak dan gas yang menggunakan kekuatan pasar untuk meraup rekor keuntungan dengan mengorbankan rakyat Amerika adalah cara ekonomi kita seharusnya bekerja," tulisnya di Twitter.

Bezos telah bersitegang dengan pemerintahan Biden sejak lama. Pada Mei, dia menuduh Biden menyesatkan publik dan menyalahkan pemerintahannya atas lonjakan inflasi.