Investor baru Garuda juga harus menguntungkan bagi Indonesia. Erick menekankan jangan sampai Indonesia hanya menjadi pasar. Setidaknya, bila itu investor asing harus bisa melakukan penukaran angkutan penumpang maupun barang

Setelah cukup lama berjibaku dalam proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) Garuda bersiap untuk kembali terbang tinggi. Kini saatnya Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir membeberkan kriteria investor yang cocok untuk masuk Garuda Indonesia. 

Bersamaan dengan itu, Garuda akan mencari suntikan modal baru dari investor. Lalu seperti apa kriteria investor yang cocok masuk ke Garuda di mata Erick Thohir?

Erick mengatakan dalam memilih investor bagi Garuda bukan hanya melihat besaran uangnya saja. Menurut Erick Thohir, investor baru Garuda harus bisa menjadi mitra strategis untuk pengembangan bisnis maskapai pelat merah tersebut.

Selain itu, tidak masalah dari dalam atau luar negeri.

"Apakah di dalam atau luar negeri? Tetapi kalau saya tekankan siapapun yang masuk investornya wajib jadi bagian partner strategis. Bukan cuma uang. Yang bisa berikan nilai tambah untuk perbaikan logistik udara," ujar Erick Thohir kepada wartawan ditemui di Gedung DPR Jakarta, Senin (04/07/2022).

Investor baru Garuda juga harus menguntungkan bagi Indonesia. Erick menekankan jangan sampai Indonesia hanya menjadi pasar. Setidaknya, bila itu investor asing harus bisa melakukan penukaran angkutan penumpang maupun barang.

"Harus juga untungkan Indonesia. Jangan sampai Indonesia jadi market doang. Orang kita banyak ke luar negeri, orang luar tidak ke kita. Atau barang kita tidak masuk ke luar negeri," papar Erick Thohir.

Erick menambahkan saat ini Garuda Indonesia sedang fokus menyiapkannya tahapan rights issue untuk memasukkan penyertaan modal negara (PMN) senilai Rp7,5 triliun. Setelah itu baru lah bicara soal investor baru.

"Step berikutnya apa? Memang, sesuai dengan yang diputuskan pemerintah masuk dulu, Rp 7,5 triliun kurang lebih. Kalau itu sudah baru bicara investor," urai Erick Thohir.