Kantor Tesla di San Mateo diketahui memiliki 350 karyawan, beberapa di antaranya telah dipindahkan ke fasilitas terdekat. Mereka bertugas melabeli gambar untuk mobil dan lingkungan yang mereka navigasikan, seperti rambu jalan dan jalur lalu lintas

Tesla mengumumkan telah melakukan pemutusan hubungan karja (PHK) pada 229 karyawan di kantor San Mateo, California, Amerika Serikat (AS).

Produsen mobil listrik milik Elon Musk itu juga memutuskan untuk menutup secara permanen kantor Tesla San Mateo. Informasi ini terungkap dari keterbukaan informasi Tesla, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (14/07/2022).

Jumlah karyawan yang kena PHK lebih besar dari kabar awal yang diungkap Bloomberg bahwa ada 200 karyawan terkena PHK. Kantor San Mateo sebelumnya dilaporkan menggarap sistem autopilot driver-assistant untuk mobil listrik Tesla.

PHK ini pun merupakan pemangkasan karyawan terbesar Tesla dalam beberapa tahun terakhir. Sebelumnya CNBC International melaporkan Tesla pernah melakukan PHK pada 700 lebih karyawannya pada 2017.

Kantor Tesla di San Mateo diketahui memiliki 350 karyawan, beberapa di antaranya telah dipindahkan ke fasilitas terdekat. Mereka bertugas melabeli gambar untuk mobil dan lingkungan yang mereka navigasikan, seperti rambu jalan dan jalur lalu lintas.

Sebelumnya bulan lalu, Elon Musk mengirimkan surat elektronik kepada karyawan Tesla. Saat itu, dia menuliskan perusahaan berencana mengurangi jumlah pegawai yang digaji sebesar 10%. Menurutnya, Tesla telah kelebihan staf di banyak area.

Elon Musk mengatakan, perusahaan telah kelebihan staf di banyak area. Orang terkaya di dunia itu mengatakan bahwa dia memiliki "perasaan yang sangat buruk" tentang ekonomi dalam email terpisah kepada para eksekutif, lapor Reuters.

Tesla mempekerjakan hampir 100.000 orang di seluruh dunia pada akhir 2021.