BRIN menetapkan alokasi anggaran lebih dari Rp6 miliar untuk merenovasi ruang kerja Dewan Pengarah BRIN

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menjelaskan soal alokasi anggaran lebih dari Rp6 miliar untuk merenovasi ruang kerja Dewan Pengarah BRIN yang berada di Gedung BRIN di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Kepala Biro Komunikasi Publik Umum dan Kesekretariatan BRIN, Driszal Friyantoni mengatakan renovasi dilakukan di seluruh ruangan lantai 2.

"Benar, kita akan melakukan renovasi ruangan yang ada di lantai 2. Perlu saya informasikan, biaya Rp6 miliar adalah biaya renovasi seluruh lantai 2 yang sebelumnya merupakan ruang kerja eks Kepala BPPT," kata Driszal.

Dia menerangkan, lantai 2 di Gedung BRIN itu akan direnovasi menjadi ruang kerja untuk semua Dewan Pengarah BRIN yang berjumlah 10 orang. Driszal melansir cnnindonesia, menegaskan renovasi bukan hanya untuk ruangan Ketua Dewan Pengarah Megawati Sorkarnoputri.

"Sebelumnya, di lantai 2 tersebut memang sudah ada kamar tidur, kamar mandi, ruang makan, ruang tamu, ruang rapat, dan ruang kerja eks Kepala BPPT," jelasnya.

Mengenai besaran biaya yang dibutuhkan, dia menambahkan, hal itu merupakan rekomendasi dari Kementerian PUPUR melalui Direktorat Bina Penataan Bangunan.

Diberitakan, BRIN menetapkan alokasi anggaran lebih dari Rp6 miliar untuk merenovasi ruang kerja Dewan Pengarah BRIN yang berada di Gedung BRIN.

Renovasi ini melingkupi ruang kerja Ketua Dewan Pengarah BRIN, Megawati Soekarnoputri, Wakil Ketua Dewan Pengarah BRIN Sri Mulyani, Wakil Ketua Dewan Pengarah BRIN Suharso Monoarfa, Sekretaris Dewan Pengarah BRIN Sudhamek Agoeng Waspodo Sunyoto, serta anggota Dewan Pengarah BRIN lainnya yakni Emil Salim, I Gede Wenten, Bambang Kesowo, Adi Utarini, Marsudi Wahyu Kisworo, dan Tri Mumpuni.

Pengalokasian anggaran itu tercatat di situs LPSE BRIN. Dikutip pada Minggu (17/7), proyek dengan kode PENG.TEND/085/POKJA/PL.01.03/07/2022 itu dinamai Pengumuman Tender Jasa Konstruksi Renovasi Ruang Kerja Dewan Pengarah BRIN yang diumumkan sejak 8 Juli lalu.