sumber terdekat mengatakan Elon Musk sempat meminta maaf pada Brin

Elon Musk kesandung masalah lagi. Kali ini  Co-founder Tesla itu diisukan selingkuh dengan istri pendiri Google, Sergey Brin yang bernama Nicole Shanahan.

Isu dugaan perselingkuhan Musk dan Shanahan dihembuskan oleh Wall Street Journal (WSJ). Menurut WSJ, perselingkuhan Musk dan Shanahan terjadi pada bulan Desember tahun lalu di Art Basel, Miami.

Seminggu setelah isu mencuat, Brin dilaporkan mengajukan gugatan cerai terhadap Shanahan. Alasannya, Brin sudah tidak cocok lagi dengan istrinya.

Forbes melaporkan, sumber terdekat mengatakan Elon Musk sempat meminta maaf pada Brin di sebuah pesta tahun ini. Namun demikian, masih ada ketegangan antara kedua miliarder tersebut. Keduanya tak saling bicara satu sama lain.

Kasus perselingkuhan tersebut disebut-sebut juga mengakhiri persahabatan Elon dan Brin selama bertahun-tahun. Bahkan Brin menginstruksikan penasihat hukum dan keuangannya untuk menjual investasinya di perusahaan Musk.

Brin menjual semua investasinya di perusahaan Musk, termasuk Tesla, SpaceX, Neuralink, dan The Boring Company.

Brin yang merupakan anggota dewan Alphabet Inc., perusahaan induk Google, sebelumnya menginvestasikan US$ 500.000 atau sekitar Rp 7,49 miliar (kurs Rp 14,971) ke Tesla pada 2008.

Menurut The New York Times. Google dan Fidelity juga berinvestasi sebesar US$ 1 miliar di SpaceX pada 2015.

Isu perselingkuhan yang mendera Musk adalah yang terbaru dalam serangkaian pengungkapan tentang kehidupan pribadi Musk.

Laporan awal tahun ini mengatakan Musk menjadi ayah dari anak kembar yang lahir dari seorang eksekutif senior di perusahaan rintisan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence Neuralink.

Perusahaannya yang lain, SpaceX, membayar seorang karyawan sebesar 250 ribu dolar AS untuk menyelesaikan klaim bahwa dia dilecehkan secara seksual oleh Musk tahun 2016.

Musk sendiri adalah orang terkaya di dunia, dengan kekayaan sekitar US$ 240 miliar atau sekitar Rp 3.593 triliun, sementara Brin berada di peringkat kedelapan, dengan US$ 95 miliar.

Selain tragedi dengan Brin ini, Musk juga tengah menyelesaikan permasalahannya dengan Twitter akibat pembatalan rencana pembelian Twitter senilai US$ 44 miliar.

Twitter melayangkan gugatan terhadap Musk demi memaksanya untuk melanjutkan rencana pembelian tersebut. Persidangan akan digelar pada Oktober 2022 mendatang.