Harga emas kini sedang di ambang mengakhiri tren jual jangka menengah.

Sentimen dari pernyataan The Fed yang menilai perekonomian China dan Eropa telah melambat secara substansial nampaknya telah berhasil mengerek harga emas dunbia.  Pantauan terkini menunjukkan, kisaran harga emas yang telah mulasi stabil di $1.318 per Ounce atau melompat 1,29% dibanding penutupan sesi perdagangan hari sebelumnya.  Lompatan tinggi harga emas di sesi perdagangan kemarin telah membawa sejumlah konsekuensi teknikal, di mana investor perlu mempertimbangkan sejumlah aspek.

Sentimen perlambatan memang akan berlangsung dalamjangka yang cukup panjang, oleh karenanya, harga emas yang sempat berulang kali membentuk tren jual dengan segera mengakhiri dan bahkan berbalik menuju tren penguatan. Garifk harian harga emas terkini berikut kembali disajikan  guna memperoleh gambaran ringkas harga emas:

Gerak naik harga emas sesungguhnya telah dimulai sejak dua pekan sesi perdagangan sebelumnya usai mencetak titik termurahnya.  Pada grafik di atas terlihat, kenaikan harga emas terlihat berlangsung konsisten hingga sesi perdagangan kemarin yang mencapai puncaknya. Dalam tujuh hari sesi perdagangan terakhir, pola gerak harga emas terlihat telah stabil berada di atas indikator garis MA-Signal yang menyiratkan meulai tumbuhnya tekanan beli.

Namun gerak naik yang berlanjut dan terlebih dengan tajam sebagaiman terjadi kemarin telah sekaligus memindah posisi titik P-Sar ke bawah candle. Situasi teknikal demikian sekali lagi menyiratkan mulai tumbuhnya tekanan beli. Pada sisi lainnya, akibat gerak naik yang berlanjut dan konsisten, indikator garis MA-Signal kini telah mencium batas teknikal psikologisnya untuk segera mengakhiri tren jual di grafik harian. Berdasar metide perhitungan sederhana, bila harga emas mampu bertahan di atas kisaran $1.300-an per ounce hingga sesi perdagangan  hari ini ditutup, maka tren jual harga emas telah berakhir dan segera beralih ke fase ketiadaan tren.

Bila hal ini terjadi, strategi trading para investor tentunya akan berubah. Terlebih dengan kecenderungan harga emas untuk melakukan gerak tajam, investor harus mengantisipasi pola gerak ekstrim harga emas mengingat sentimen yang dimainkan kali ini adalah perlambatan ekonomi global.

Sementara pada tinjauan teknikal lainnya menunjukkan, harga emas akan dengan cepat membentuk tren penguatan jabgka menengah bila mampu bergerak konsisten di atas kisaran $1.314,85  per Ounce dalam enam hari sesi perdagangan. Titik kritis ini kini perlu menjadi perhatian investor yang berminat untuk melakukan trading emas, mengingat situasi  terkini menunjukkan semakin berkilaunya prospek harga emas.