Kebencian ini akhirnya harus dihentikan

Kematian dokter Lisa-Maria Kellermayr akibat bunuh diri membuat seluruh Austria berduka. Presiden Alexander Van der Bellen menyerukan persatuan nasional.

Lisa-Maria Kellermayr diketahui memutuskan untuk mengakhiri hidupnya setelah tak kuat menghadapi ancaman pembunuhan dari aktivis anti vaksinasi dan ahli teori konspirasi pandemi virus corona

"Mari kita akhiri intimidasi dan ketakutan ini. Kebencian dan intoleransi tidak memiliki tempat di Austria kita," kata Presiden Alexander Van der Bellen.

Dia memuji Lisa-Maria Kellermayr sebagai dokter yang mengabdi untuk menyembuhkan orang, melindungi mereka dari penyakit, dan mengambil pendekatan yang hati-hati terhadap pandemi.

"Tetapi beberapa orang marah dengan ini. Dan orang-orang ini membuatnya takut, mengancamnya, pertama di internet dan kemudian juga secara langsung, langsung dalam praktiknya."



Lisa-Maria Kellermayr merupakan dokter yang sering memberikan wawancara media tentang memerangi pandemi virus corona dan mempromosikan vaksinasi.

Jenazah Lisa-Maria Kellermayr ditemukan di kantornya di pada hari Jumat, 29 Juli 2022. Media mengutip jaksa yang mengatakan mereka telah menemukan catatan bunuh diri dan tidak merencanakan otopsi.

Pemerintah Austri pada bulan lalu membatalkan rencana untuk memperkenalkan vaksinasi Covid-19 wajib untuk orang dewasa, dengan mengatakan tidak mungkin tindakan itu akan meningkatkan tingkat vaksinasi Austria yang terendah di Eropa Barat. 

Puluhan ribu orang telah berbaris dalam protes rutin terhadap penguncian tahun lalu dan menolak vaksinasi wajib, menyoroti kesenjangan sosial atas langkah-langkah kesehatan masyarakat yang dialami banyak negara.



Menurut Asosiasi Dokter Austria, kematian Lisa-Maria Kellermayr mencerminkan tren ancaman yang lebih luas terhadap staf medis.

Menteri Kesehatan, Johannes Rauch mengecam kematian Lisa-Maria Kellermayr.

"Kebencian terhadap orang tidak bisa dimaafkan. Kebencian ini akhirnya harus dihentikan," tegas Rauch.