Produk olahan makanan merupakan salah satu komponen ekspor Indonesia terbesar ke Hong Kong, mengingat ekosistem diaspora Hong Kong didominasi hingga 90 persen oleh Pekerja Migran Indonesia (PMI).

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus mengoptimalkan potensi produk rempah dan makanan Indonesia dengan mengikuti Food Expo 2022 yang digelar  Hong Kong Trade Development Council (HKTDC) pada 11-15 Agustus 2022.

Melalui kerja sama dengan Kantor Cabang Luar Negeri (KCLN) BNI Hong Kong dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI), BNI membuat Paviliun Indonesia di ekspo tersebut dengan tema "Indonesia-Spice Up the World".

General Manager BNI Hong Kong Endah Tjahyani dalam pernyataan di Jakarta, Kamis, 11 Agustus 2022, menyampaikan produk olahan makanan merupakan salah satu komponen ekspor Indonesia terbesar ke Hong Kong, mengingat ekosistem diaspora Hong Kong didominasi hingga 90 persen oleh Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Oleh karena itu melalui Paviliun Indonesia, BNI membidik pasae di luar ekosistem diaspora yakni masyarakat lokal Hong Kong untuk lebih mengenal rempah dan makanan khas Indonesia, yang tidak kalah bagus dengan produk dari negara lain, yang telah beredar di Hong Kong.

"BNI terus aktif mencari buyer potensial untuk membawa produk UMKM untuk Go Global ke Hong Kong. Kami juga bangga menjadi bagian dari Paviliun Indonesia pertama yang ada di Food Expo Hong Kong 2022 ini. Kami berharap dengan berpartisipasi dalam acara ini bisa sekaligus mendorong transaksi trade dan membantu produk Indonesia bisa masuk dan diterima di pasar lokal Hong Kong," katanya.

Dalam penyelenggaraan kegiatan yang diiringi dengan semangat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Republik Indonesia, BNI memboyong produk rempah dan makanan unggulan produksi UMKM Xpora seperti lada hitam, lada putih, kayu manis, cengkeh, kacang mede, kenari, kopi, mie godog instan dan banyak produk lainnya.

Selain BNI, bank Himbara lainnya seperti BRI dan Bank Mandiri turut berpartisipasi dalam ajang yang mempromosikan rempah dan makanan khas Indonesia itu.

Endah menambahkan langkah optimalisasi pasar Hong Kong sejalan dengan penugasan dari Kementerian BUMN yang memberikan mandat kepada BNI sebagai bank global asal Indonesia. Perseroan  telah memiliki program andalan BNI Xpora yang telah berjalan sepanjang pertengahan tahun ini.

"Dengan BNI Xpora, kami terus mencari pelaku UMKM potensial yang dapat menembus pasar global, khususnya di Hong Kong, yang memiliki komunitas diaspora sekaligus memiliki peran sebagai hub berbagai macam produk makanan yang nantinya bisa dikirim ke banyak negara," imbuhnya.

BNI dan KJRI juga mengundang potensial buyer untuk melihat dan mencicipi langsung makanan Indonesia melalui business matching antara buyer dan seller.

Sementara itu Konjen RI untuk Hong Kong Ricky Suhendar mengatakan partisipasi dalam Food Expo 2022 ini adalah sebagai upaya untuk membawa produk Indonesia untuk lebih dikenal masyarakat Hong Kong.

"Kami harapkan dengan sinergi antara KJRI dengan BNI dan Himbara, akan mendorong peningkatan ekspor antara Indonesia dan Hong Kong," katanya.

Paviliun Indonesia terletak di Public Hall Hong Kong Conventional Centre dengan menghadirkan 430 peserta dan juga perwakilan dari beberapa negara yang diwakili oleh Agricultural Trade Promotion Center, Ministry of Agriculture and Rural Affairs, Guangxi Zhuang Autonomous Region and Chongqing Municipality dari Mainland China, the Aomori Prefecture of Japan, Japan External Trade Organization.