Perjalanan yang tak diumumkan ini menyusul kedatangan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS, Nancy Pelosi, yang membuat marah Beijing dengan mengunjungi Taiwan awal bulan ini, memicu latihan udara dan laut yang belum pernah terjadi

Selang beberapa hari setelah China mengadakan latihan militer di sekitar perairan Taiwan, Delegasi Kongres Amerika Serikat (AS) dilaporkan telah tiba di Taipei, Minggu (14/08/202). 

Perjalanan yang tak diumumkan ini menyusul kedatangan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS, Nancy Pelosi, yang membuat marah Beijing dengan mengunjungi Taiwan awal bulan ini, memicu latihan udara dan laut yang belum pernah terjadi.

Dilansir dari AFP, China kembali geram atas kunjungan baru ini. Kantor berita negara Xinhua menerbitkan komentar dengan judul "Politisi AS harus berhenti bermain api pada pertanyaan Taiwan."

Delegasi beranggotakan lima orang, yang dipimpin oleh Senator Ed Markey dari Massachusetts, akan bertemu dengan Presiden Tsai Ing-wen dan menghadiri jamuan makan yang diselenggarakan oleh Menteri Luar Negeri Joseph Wu selama kunjungan tersebut, menurut kementerian luar negeri Taiwan.

Mereka akan membahas "hubungan AS-Taiwan, keamanan regional, perdagangan dan investasi, rantai pasokan global, perubahan iklim dan isu-isu penting lainnya yang menjadi kepentingan bersama", American Institute di Taiwan mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Taiwan memuji kunjungan delegasi tersebut sebagai tanda lain dari hubungan hangat antara Taipei dan Washington.

"Kementerian Luar Negeri menyampaikan sambutan yang tulus (kepada delegasi)," kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan, Minggu.

"Ketika China terus meningkatkan ketegangan di kawasan itu, Kongres AS kembali mengorganisir delegasi kelas berat untuk mengunjungi Taiwan, menunjukkan persahabatan yang tidak takut akan ancaman dan intimidasi China, dan menyoroti dukungan kuat AS terhadap Taiwan."

Anggota delegasi lainnya adalah anggota Demokrat John Garamendi dan Alan Lowenthal dari California, Don Beyer dari Virginia dan perwakilan Republik Aumua Amata Coleman Radewagen dari Samoa Amerika, menurut institut tersebut.

China menganggap Taiwan sebagai wilayahnya sendiri,. Selama seminggu setelah kunjungan Pelosi, Beijing mengirim kapal perang, rudal, dan jet ke perairan dan langit di sekitar pulau itu.

Dalam komentar hari Minggu tentang kunjungan kongres baru, Xinhua mengatakan para anggota parlemen Amerika yang berkunjung adalah oportunis yang memikirkan kepentingan politik mereka sendiri saat pemilihan paruh waktu November semakin dekat.

"Politisi AS yang bermain api dengan pertanyaan Taiwan harus membuang angan-angan mereka," kata badan tersebut.

"Tidak ada ruang untuk kompromi atau konsesi ketika menyangkut kepentingan inti China," tambahnya.

China pun telah menghentikan latihannya tetapi akan terus berpatroli di Selat Taiwan.

Dalam pembaruan harian, kementerian pertahanan Taiwan mengatakan telah mendeteksi 22 pesawat China dan enam kapal yang beroperasi di sekitar Selat Taiwan, pada Minggu.

Dari jumlah tersebut, 11 pesawat melintasi garis median-demarkasi tidak resmi antara Taiwan dan China yang tidak diakui Beijing.