"Besok malam saya akan tirakat, melakukan amalan yang diperintahkan kyai saya, untuk tapa pendem," kata Gus Samsudin.

Bermula dari pembongkaran ‘trik sulap’ yang dilakukan oleh Pesulap Merah atas praktek pengobatan Gus Samsudin, kini perseteruan keduanya dikabarkan telah masuk ke ranah hukum.

Gus Samsudin dikabarkan telah melaporkan Marcel Radhival alias Pesulap Merah ke kepolisian.  

Kini, Master Limbad pun akhirnya ikut menyoroti perseteruan yang terjadi antara Gus Samsudin vs Pesulap Merah tersebut. 

Bersama Denny Darko, Master Limbad berencana mengajak keduanya menyelesaikan masalah. Denny Darko bertugas mengajak Pesulap Merah. Sementara Limbad berkomunikasi dengan Gus Samsudin.

"Master mencoba bersikap bijak. Master membuka diri, tempat dan ruang. Kalau mereka bersedia, dua-duanya duduk, ngopi bareng," kata asisten Limbad mewakili sang master di kanal YouTube Denny Darko, Sabtu (13/8/22).

Limbad sebenarnya menyayangkan safari Podcast Gus Samsudin. Apalagi jika sampai memamerkan ilmu.

"Sesuatu hal keilmuan yang sifatnya gaib, bukan untuk dipamerkan. Sedangkan kalau dia diundang, risikonya pasti akan ditantang pembuktian seperti itu," kata Limbad melalui asistennya.

Kurang dari satu hari setelah video itu diunggah, Gus Samsudin memberikan respons. Ia yang diminta bertemu untuk menyelesaikan masalah, justru menganggap lain.

"Saya akan menerima tantangan, bukan tantangan sebenarnya. Ini bahasa media aja. Saya menerima undangan dari Bang Limbad," kata Gus Samsudin di kanal YouTubenya, Sabtu (13/8/22).

Meski di awal Gus Samsudin mengatakan menerima undangan Limbad, tapi pernyataan selanjutnya justru dirinya lah yang mengajak pesulap 50 tahun ini bertarung.

"Ayo bang Limbad, kita bertarung, tarung silaturahmi ya," kata Gus Samsudin.

Sebelum bertemu Limbad, Gus Samsudin melakukan sebuah hal di luar nalar, tapa pendem.

"Besok malam saya akan tirakat, melakukan amalan yang diperintahkan kyai saya, untuk tapa pendem," kata Gus Samsudin.

Gus Samsudin juga meminta waktu kepada Limbad soal waktu pertemuan. Nantinya setelah ia selesai melakukan tapa pendem, lelaki pemilik Padepokan Nur Dzat ini siap bertemu sang master.

"Saya nggak pegang hp. Tidak bisa menghubungi dan tidak bisa dihubungi bang Limbad," kata Samsudin.

"Tapi insyaallah, setelah tapa pendem, saya ketemu anda untuk adu... Adu kesabaran, adu kesaktian. (Karena) yang sakti itu orang yang sabar," sambungnya.