Konektivitas tidak hanya harus dimaknai sebagai pembangunan jalan. Salah satu konektivitas yang juga sangat penting adalah virtual connectivity atau internet

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) mengungkapkan terdapat dua kunci pembangunan daerah, yaitu konektivitas dan ketersediaan energi, terutama listrik.

"Saya percaya sekali dua faktor utama. Satu, konektivitas. Dua, energi, terutama listrik. Itu kunci, trigger pembangunan,” kata Wamenkeu dalam Kuliah Umum di Universitas Nusa Cendana, Kupang, Nusa Tenggara Timur pada Kamis (23/09).

Dimasa lalu, Wamenkeu menjelaskan konektivitas diartikan sebagai pembangunan jalan supaya orang terhubung. Namun, pembangunan jalan selalu seperti pedang bermata dua.

“Satu sisi, dia (jalan) adalah jalan masuk ke daerah terpencil. Sisi yang lain, dia (jalan) adalah jalan keluar dari daerah terpencil pergi ke luar daerah. Maka itu, sequence atau urutan pembangunan menjadi sangat penting,” ujar Wamenkeu.

Menurut Wamenkeu, jika pembangunan jalan tanpa kegiatan ekonomi, maka pembangunan jalan tersebut akan menjadi jalan keluar. Maka, pembangunan harus berbasiskan ekonomi daerah setempat.

“Kalau tidak, maka konektivitas menjadi jalan keluar. Dia menjadi jalan keluar untuk yang pergi sekolah lalu nggak pulang. Pergi merantau lalu tinggal di luar terus,” kata Wamenkeu.

Saat ini, konektivitas tidak hanya harus dimaknai sebagai pembangunan jalan. Salah satu konektivitas yang juga sangat penting adalah virtual connectivity atau internet. Internet, kata Wamenkeu, membuat keterhubungan yang bisa membawa masuk berita untuk memunculkan potensi yang baik.

“Jadi kalau petani cengkeh tahu bahwa di luar harga cengkeh lagi bagus, ya udah tanam cengkeh. Kalau petani tahu bahwa sekarang ternak harganya sedang bagus, ya dia enggak usah pergi keluar, tapi dia bisa menjual ternaknya karena dia tahu harganya baik. Jadi konektivitas ini nanti makin lama makin beragam,” ujar Wamenkeu.

Untuk itu, Wamenkeu meminta konektivitas fisik dan konektivitas virtual harus dikombinasikan sehingga dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. (