"Jadi gini, Nyai agak bingung maunya mas Andre apa"

Roro Fitria yang baru sebulan lalu melahirkan, dan tak berapa lama kemudian menggugat cerai suaminya, Andre Irawan, atas dasar KDRT, saat ini dikabarkan melarang sang ayah untuk bertemu dengan anaknya tersebut. 

Alasan Roro Fitria tidak mau suaminya itu bertemu dengan putra mereka yang diberi nama Muhammad Sulthan Al-Fathir, adalah karena menurutnya Andre Irawan tidak sayang dan berulang kali berbuat kasar pada dirinya di depan anaknya yang dipanggilnya Baby Sulthan. Hal tersebut diungkapkan oleh Roro Fitria saat ditemui di Kawasan Kebagusan, Jakarta Selatan, Minggu (25/09/2022).

"Jadi gini, Nyai agak bingung maunya mas Andre apa. Nyai bisa menyampaikan bahwa dia sama sekali nggak sayang sama baby Sulthan. Baby Sulthan merekam semuanya, mamahnya dibentak, dikasarin dan sebagainya, perselingkuhan," ungkap Roro Fitria. 

Roro Fitria juga mengaku anaknya melihat dirinya dimaki oleh Andre Irawan, bahkan sampai Ia terjatuh dari tangga. Menurut Roro Fitria, hal itu dapat mengganggu psikologi anaknya.

"Setelah Sulthan lahir pun tetap sama kondisinya. Mas Andre gendong baby Sulthan sambil neriakin, maki-maki Nyai sampai anak lihat mamahnya jatuh ke lantai. Banting barang, melakukan kegiatan destruktif di depan anak, terus sekarang mau lihat anak," beber Roro Fitria.

Roro Fitria menuding Andre Irawan pernah mengatakan jika dirinya tak masalah jika kehilangan anaknya.

"Misalnya benar sayang sama anak, nggak mungkin dong mas Andre bilang beberapa kali, udah nggak apa-apa gue hilang anak satu, gue masih punya anak enam. Itu yang pernah beberapa kali disebut saat bertikai, dan baby Sulthan hanya menangis," sambung Roro Fitria..

Roro Fitria mengklaim jika saat ini sang anak sudah bahagia dirawat olehnya.

"Sekarang Sulthan bahagia, gendut dan happy mimik mukanya," kata Roro Fitria.

Lebih lanjut, Roro Fitria juga menuding Andre Irawan tak pernah sekalipun meminta maaf kepadanya. Terlebih Roro Fitria masih trauma dengan perilaku Andre Irawan dan takut jika suaminya tersebut akan melakukan tindakan destruktif di depan sang anak lagi.

"Dan sampai sekarang nggak ada basa-basi maaf. Sekarang saya masih trauma, siapa yang berani menggaransi mas Andre bertemu Sulthan tidak melakukan tindakan destruktif lagi. Kemarin suka banting barang, motor listriknya sampai pecah itu di depan Sulthan," pungkas Roro Fitria.

Menanggapi hal tersebut, pihak Andrea Irawan, melalui kuasa hukumnya, Pramudana Radyo Hapsoro memberi ultimatum. Jika nantinya pihak Roro Fitria menghalangi proses pertemuan ayah dengan anaknya, maka mereka tak segan membawa persoalan ini ke jalur hukum.

"Itu harus diberikan akses, karena bagaimana pun tetap namanya seorang anak butuh sosok seorang ayah. Kalaupun memang dihalangi-halangi kami akan melakukan upaya hukum," ujar Pramudana Radyo Hapsoro.