Memang kalau lihat rambut yang putih, paling jelas itu Pak Ganjar. Betul nggak? Tapi, Pak Erick juga nggak kalah, kalau kerut-kerutan muka kayaknya Pak Erick tuh

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan menghadiri acara Launching Bacaleg DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota PAN se-Jawa Tengah di Hotel Grasia, Semarang, Jumat (2/12/2022).

Dalam kesempatan tersebut, keduanya saling bercanda soal rambut putih yang saat ini ramai diperbincangkan usai Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyinggungnya beberapa waktu lalu

Ganjar mengatakan tidak seharusnya perbedaan politik memecah belah bangsa. Ia pun lantas menyinggung rambut Zulhas yang berwarna putih.

"Urusan pemilu kan lima tahunan. Mungkin kemarin berhadapan, tapi hari lain kita bergandengan. Mungkin suatu waktu kita bergandengan. Tapi lain waktu mungkin, izin bro kita akan berhadapan, siapapun yang menang kita salaman. Itu sesuatu yang indah yang bisa dicontohkan," kata Ganjar dikutip dari detikjateng.com. Sabtu (3/12/22).

"Maka, putihnya rambut bang Zul bagian dari kedewasaan," sambung Ganjar diikuti tepuk tangan kader PAN yang hadir.

Acara tersebut juga dihadiri Menteri BUMN, Erick Thohir yang duduk di sebelah Ganjar ketika Zulhas sambutan. Zulhas mulai bicara soal dukungan PAN di Jateng untuk Ganjar Pranowo sebagai Capres 2024, hingga soal dinamika politik. Ia juga menyinggung soal rambut putih dan wajah berkerut.

"Memang kalau lihat rambut yang putih, paling jelas itu Pak Ganjar. Betul nggak? Tapi, Pak Erick juga nggak kalah, kalau kerut-kerutan muka kayaknya Pak Erick tuh," kata Zulhas disambut tawa hadirin.

"Bagus kan kalau Pak Erick duduknya dekat-dekat Pak Ganjar kan bagus ya," ujarnya.

Usai acara tersebut Zulhas menjelaskan hampir semua daerah mengusulkan Ganjar menjadi capres. Ketika ditanya soal cawapres, Zulhas langsung menunjuk sosok di sebelahnya, Eric Thohir.

"Jawa Tengah sudah memutuskan satu nama, Pak Ganjar Pranowo untuk diusung menjadi calon presiden dan wakil presiden yang disampaikan kepada DPP tadi," kata Zulhas.

"Tentu nanti mekanismenya nanti kami akan memutuskan di DPP pada saatnya, ya. Memang hampir semua wilayah begitu suaranya. Itu kira-kira," tandasnya.