Keterampilan membuat hiasan dari cangkang kerang ini diperoleh melalui pelatihan

Komunitas Jurnalis Perempuan (Jupe) Batam memberikan bantuan alat produksi untuk usaha kerajinan tangan di Kota Batam. Bantuan diberikan kepada kelompok orang tua yang memiliki anak disabilitas, Forum Komunikasi Keluarga Anak dengan Kecacatan (FKKADK) Batam. Sementara alat produksinya berupa meja mesin potong atau table saw.

Sekretaris FKKADK Batam, Husna mengaku senang menerima bantuan alat ini. Sebelumnya mereka, khususnya ibu-ibu, kesulitan memotong cangkang kerang karena hanya memiliki gerinda tangan.

“Jadi kalau mau potong kerang itu harus minta tolong bapak-bapak. Karena harus dua tangan bekerja, sebelah pegang kerang, sebelah gerinda. Agak takut la. Kalau ini kan (table saw) lebih enak kita pakainya,” tutur Husna di workshop usaha kerajinan tangan FKKADK Batam di Sagulung Sumber Sari, Minggu (7/7).

Ia berharap dengan adanya alat baru ini, lebih banyak orang tua khususnya para ibu, yang berlatih membuat hiasan berbahan cangkang kerang. Selain itu, proses produksi juga bisa lebih cepat. Dan kreasi yang dihasilkan dapat semakin beragam.

Keterampilan membuat hiasan dari cangkang kerang ini diperoleh melalui pelatihan. Menurut Husna, beberapa tahun lalu lima anggota FKKADK mendapat pelatihan dari Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Batam. Ilmu yang didapat dari pelatihan juga telah ditularkan ke anggota FKKADK lainnya.

Selama ini, hasil kerajinan yang mereka buat dijual melalui pameran-pameran. Selain itu juga pernah coba dipromosikan lewat media sosial. Namun menurut Husna, penjual terbaik berasal dari informasi mulut ke mulut pembeli.

“Alhamdulillah dari usaha ini kita bisa tambah-tambah uang belanja, bisa untuk tambahan jajan anak,” tuturnya.

Sementara itu, anggota Jupe Batam, Meri mengatakan beberapa waktu lalu Jupe Batam mengikuti kegiatan bazar. Saat itu produk yang dijual adalah makanan hasil olahan anggota Jupe. Dan keuntungan yang didapat dari penjualan inilah yang kemudian dipakai untuk membeli meja mesin potong tersebut.

“Alhamdulillah terkumpul cukup banyak. Sebagian kita gunakan untuk membeli alat produksi bagi kerajinan tangan yang dijalankan ibu-ibu FKKADK. Dan sisanya kita serahkan juga ke ibu-ibu ini. Mungkin bisa mereka manfaatkan untuk membeli perlengkapan penunjang atau bahan kerajinan lainnya. Semoga bermanfaat,” ujarny